Perbedaan Reseller Hosting, Shared Hosting, dan VPS Hosting

Bandingkan shared hosting, reseller hosting (cPanel/WHM), dan VPS dari sisi kontrol, performa, biaya, dan skenario penggunaan. Temukan pilihan yang tepat untuk kebutuhan dan rencana bisnis/website Anda.

28 November 2025
By Willya Randika
Perbedaan Reseller Hosting, Shared Hosting, dan VPS Hosting

Bingung memilih antara shared hosting, reseller hosting (cPanel/WHM), atau VPS? Panduan ini membedah perbedaan utama—mulai dari tingkat kontrol, isolasi, performa, hingga beban operasional—agar Anda bisa memilih dengan percaya diri.

Untuk pemahaman dasar, baca pengantar:

Ringkasannya dalam Satu Tabel

AspekShared HostingReseller Hosting (cPanel/WHM)VPS Hosting
KontrolTerbatas ke akun Anda via cPanelWHM untuk membuat/mengelola banyak akun cPanelRoot/admin server (sesuai paket & pengelolaan)
IsolasiBerbagi server; dibatasi CloudLinux/LVEAkun klien terpisah (cPanel per klien)Mesin virtual terisolasi
PerformaDasar; terpengaruh “noisy neighbors”Tergantung server induk & kebijakan providerTinggi & bisa dioptimasi
SkalabilitasTerbatasSkala jumlah akun/paketNaikkan vCPU/RAM/disk sesuai kebutuhan
Beban OperasionalSangat rendahMenengah (billing, support, provisioning)Tinggi (install, hardening, monitoring)
Kapan CocokWebsite pemula/traffic rendahJual paket hosting ber-white labelAplikasi/website butuh performa & fleksibilitas

Definisi Singkat & Hubungannya

Kapan Memilih Masing-Masing

  • Pilih Shared Hosting jika:
    • Website pribadi, profil usaha, blog pemula.
    • Budget terbatas dan tidak butuh kustomisasi server.
    • Ingin fokus ke konten, bukan teknis. Referensi: Panduan Web Hosting.
  • Pilih Reseller Hosting jika:
    • Ingin menjual paket hosting ber-white label untuk klien.
    • Freelancer/agensi yang ingin bundling hosting + jasa website.
    • Siap mengelola billing/provisioning (opsional pakai WHMCS). Baca: Panduan cPanel.
  • Pilih VPS Hosting jika:
    • Perlu performa/isolasi lebih baik dan kustomisasi server.
    • Aplikasi/website tumbuh cepat, butuh skalabilitas.
    • Memiliki skill administrasi server, atau menggunakan layanan terkelola.

Biaya vs Kontrol: Trade-off yang Umum

AspekSharedResellerVPS
Biaya BulananTermurahMenengah (tergantung kapasitas & lisensi)Tertinggi
Kontrol & FleksibilitasRendahMenengah (paket, akun, branding)Tinggi (root/admin)
Beban OperasionalRendahMenengahTinggi

Pertimbangan Teknis Penting

  • Batas CloudLinux (CPU/RAM/IO/EP/Inodes) di shared/reseller menjaga stabilitas server bersama. Bila sering mentok, pertimbangkan optimasi atau upgrade.
  • Email & reputasi IP di shared/reseller bisa terpengaruh tetangga. Lihat pengaturan & praktik di Email cPanel.
  • Private nameserver & white-label di reseller memperkuat brand (mis. ns1.brandanda.com).
  • Keamanan & hardening di VPS menjadi tanggung jawab Anda (atau gunakan layanan terkelola).

Baru mulai menjual hosting? Pelajari dulu Apa Itu Reseller Hosting cPanel/WHM dan siapkan materi onboarding klien dari Panduan cPanel.

Rekomendasi Langkah Berikutnya

Willya Randika

Willya Randika

Hi, saya Randika, seorang Web Developer yang spesialis di WordPress, Astro, dan Next.js. Sejak 2015, saya telah membantu ratusan bisnis dan profesional membangun website yang tidak hanya cepat dan aman, tapi juga mudah ditemukan di Google dan efektif mengkonversi pengunjung menjadi pelanggan.

Artikel Terkait

Reseller Hosting vs Program Afiliasi Hosting: Mana yang Lebih Untung?

Reseller Hosting vs Program Afiliasi Hosting: Mana yang Lebih Untung?

Bandingkan model bisnis reseller hosting (cPanel/WHM) vs program afiliasi hosting dari sisi margin, operasional, risiko, dan kebutuhan traffic. Pilih skema monetisasi yang paling cocok untuk Anda.

28 November 2025
Istilah Penting dalam Reseller Hosting: Overselling, WHMCS, White Label, dan Lainnya

Istilah Penting dalam Reseller Hosting: Overselling, WHMCS, White Label, dan Lainnya

Glosarium istilah kunci yang wajib dipahami saat memulai bisnis reseller hosting berbasis cPanel/WHM: overselling, WHMCS, white label, private nameserver, CloudLinux limits, SLA, dan lainnya.

28 November 2025
Apa Itu Reseller Hosting cPanel/WHM? Panduan Lengkap untuk Pemula

Apa Itu Reseller Hosting cPanel/WHM? Panduan Lengkap untuk Pemula

Penjelasan lengkap tentang reseller hosting berbasis cPanel/WHM: cara kerja, peran WHM vs cPanel, fitur utama, kelebihan, keterbatasan, dan siapa yang cocok memakainya.

24 November 2025
Review Kinsta
Review

Review Kinsta

Review lengkap Kinsta, penyedia managed WordPress hosting premium, membahas kelebihan dan kekurangan, fitur unggulan, dan performanya. Cocok untuk pengguna yang menginginkan performa terbaik dan dukungan expert.

29 November 2025
Review RunCloud
Review

Review RunCloud

Review lengkap RunCloud, cloud panel untuk mengelola Cloud VPS. Pelajari fitur, performa, harga, kelebihan dan kekurangan RunCloud untuk bantu Anda memutuskan.

29 November 2025
Cara Install WordPress di Kinsta
Tutorial

Cara Install WordPress di Kinsta

Panduan langkah demi langkah cara mudah menginstal WordPress di platform hosting Kinsta, termasuk memilih lokasi server dan mengisi detail penting.

28 November 2025
Cara Migrasi WordPress ke Kinsta Secara Manual
Tutorial

Cara Migrasi WordPress ke Kinsta Secara Manual

Panduan lengkap cara migrasi website WordPress ke Kinsta dengan aman dan tanpa downtime. Pelajari tiga metode migrasi: layanan gratis Kinsta, plugin Migrate Guru, dan cara manual.

28 November 2025
13 Tips Memilih Hosting yang Tepat
Tips

13 Tips Memilih Hosting yang Tepat

Bingung mencari hosting terbaik? Temukan 13 tips penting tentang performance, harga, reputasi, dan support untuk memilih penyedia web hosting yang tepat agar website Anda optimal.

28 November 2025
Studi Kasus: Rata-rata Uptime Tahun 2020

Studi Kasus: Rata-rata Uptime Tahun 2020

Penasihat Hosting meneliti 18 provider hosting Indonesia selama 17 bulan di tahun 2020, mengungkap fakta rata-rata uptime server hosting yang masih jauh di bawah garansi.

28 November 2025