WikiHosting
Istilah teknis yang sering muncul saat pilih hosting: DNS, cPanel, SSL, dan uptime. Untuk pilih jenis paket, kembali ke kategori hosting.
Istilah teknis yang sering muncul saat pilih hosting: DNS, cPanel, SSL, dan uptime. Untuk pilih jenis paket, kembali ke kategori hosting.
File konfigurasi per-direktori Apache untuk redirect, rewrite, dan akses, yang satu karakter salah bisa memicu error 500.
Cara dua sistem saling meminta dan mengirim data lewat endpoint, method, dan header autentikasi, berikut kegunaannya untuk otomasi hosting.
Domain tambahan di satu akun hosting yang sama, dengan document root dan email sendiri namun berbagi resource akun.
Satu alamat IP diumumkan dari banyak lokasi. Pengguna diarahkan ke titik terdekat, tapi state dan routing tetap rumit.
Salinan file dan database untuk pemulihan saat rusak atau salah update. Frekuensi, lokasi offsite, dan tes restore lebih penting dari label brosur.
Bandwidth hosting adalah volume data yang berpindah antara server dan pengunjung dalam satu periode tagihan, berbeda dari kecepatan port dan berbeda dari unlimited.
Volume disk yang dipasang ke server dan diformat dengan filesystem. Dipakai untuk database, data VPS, dan snapshot.
Salinan aset di perangkat pengunjung. Cache-Control yang tepat mempercepat kunjungan berikutnya tanpa menyajikan versi basi.
Percobaan login berulang ke SSH, wp-login, atau cPanel. Batasi percobaan, aktifkan 2FA, dan blokir sumbernya.
Jaringan server global yang mempercepat website dengan menyajikan konten dari lokasi terdekat pengunjung Anda.
Otomatisasi build, tes, dan rilis. Mempercepat deploy, tapi migrasi database dan rollback harus direncanakan.
Aturan browser untuk request lintas origin. Salah konfigurasi memblokir API, terlalu longgar membuka data.
Tag yang memberi tahu mesin pencari URL utama saat satu konten bisa diakses lewat beberapa alamat.
Resource dari kumpulan server yang bisa diskalakan. Fleksibel, tapi biaya dan kompleksitasnya perlu dikendalikan.
DNS proksi + CDN + keamanan di depan origin. Paket gratis sering cukup; konfigurasi SSL dan cache perlu tepat.
Menempatkan server milik sendiri di data center. Kontrol hardware penuh, tapi operasional tetap tanggung jawab Anda.
Menggunakan ulang koneksi database agar tidak membuka koneksi baru di setiap request. Kunci aplikasi yang sibuk.
Header yang membatasi asal script, style, dan gambar. Membantu menahan XSS, tapi harus diuji bertahap.
Tiga metrik pengalaman halaman Google: LCP, INP, dan CLS. Pahami ambangnya dan cara memperbaikinya tanpa menebak.
Tugas terjadwal di server untuk backup, antrean, dan skrip perawatan. Jadwal buruk bisa membebani resource di jam sibuk.
Tanda tangan kriptografis pada email agar penerima bisa memverifikasi pesan dari domain Anda dan tidak diubah di perjalanan.
Kebijakan DNS yang mengatur apa yang dilakukan penerima jika SPF atau DKIM gagal, plus laporan agregat untuk memantau spoofing.
Sistem yang memetakan nama domain ke alamat IP, terpisah dari file website yang tetap berada di hosting.
Baris instruksi DNS (A, AAAA, CNAME, MX, TXT, …) yang mengarahkan domain ke IP, email, dan layanan verifikasi.
Ekstensi keamanan DNS yang menandatangani data zona agar resolver bisa mendeteksi jawaban palsu atau diubah di perjalanan.
Alamat IP yang hanya dipakai akun Anda. Bukan wajib untuk SEO modern, tapi berguna untuk kasus legasi, whitelist, atau email tertentu.
Container untuk menjalankan aplikasi dengan environment konsisten. Image, container, volume, dan network adalah istilah intinya.
Folder publik tempat web server mencari index situs, sering public_html. Salah root, file “sudah di-upload” tetap 404.
Domain privacy mengganti data kontak WHOIS Anda dengan data agen perantara, menyembunyikan identitas tapi bukan struktur domain.
Cara perubahan DNS menyebar ke pengunjung lewat cache resolver dan TTL, bukan satu tombol yang mengubah semuanya sekaligus.
Kemungkinan email masuk inbox, bukan spam. Ditentukan autentikasi, reputasi IP dan domain, kualitas daftar, dan perilaku pengirim.
Meneruskan email masuk ke alamat lain. Nyaman untuk alias, tetapi bisa merusak SPF dan DKIM jika tidak diatur.
Batas proses PHP yang berjalan bersamaan pada akun hosting, sering jadi penyebab Error 508, bukan batas pengunjung harian.
Error 429 Too Many Requests muncul saat server membatasi jumlah permintaan. Pahami mekanisme rate limit dan langkah praktis mengatasinya.
Error 500 Internal Server Error berarti server gagal memproses request tanpa menyebutkan sebabnya, dan pesan aslinya hanya ada di log error.
Error 503 Service Unavailable berarti server hidup tapi menolak melayani, baik karena maintenance terencana maupun karena kapasitas benar-benar habis.
FTP memindahkan file di port 21 dengan kredensial teks jelas, SFTP lewat SSH di port 22, dan timeout biasanya soal mode pasif atau firewall.
Membatasi port dan sumber koneksi di server. UFW atau nftables membantu, tapi urutan aturan dan Docker bisa mengecoh.
Kompresi teks untuk HTML, CSS, dan JavaScript. Brotli memberi rasio lebih kecil, gzip lebih universal.
Header yang memaksa browser memakai HTTPS. Mulai dari max-age pendek sebelum includeSubDomains atau preload.
Angka tiga digit yang dikirim server di setiap respons. Membantu memisahkan masalah aplikasi, server, dan resource.
HTTP mentransfer halaman web; HTTPS menambahkan enkripsi SSL/TLS. Kenapa HTTPS jadi default dan cara migrasi dengan aman.
Versi protokol yang mengubah cara browser dan server bertukar data. Lebih cepat pada banyak aset, bukan obat semua masalah.
Memindahkan file, database, email, dan DNS ke hosting baru dengan perencanaan agar downtime dan error seminimal mungkin.
Hotlinking terjadi ketika website lain memuat file dari server Anda langsung lewat URL. Efeknya bandwidth terkuras. Ini cara kerja dan cegahannya.
Dua protokol pengambilan email. IMAP menyinkronkan server, POP3 mengunduh ke satu perangkat.
IP address adalah alamat numerik yang dipakai server untuk merespons, menentukan vhost, reputasi email, dan dasar rate limit di akun hosting Anda.
IPv6 adalah generasi penerus IPv4 yang menyediakan pasokan alamat IP praktis tanpa batas. Kenali fungsinya dan relevansinya saat memilih server hosting.
Struktur yang membuat query menemukan baris tanpa memindai seluruh tabel. Index yang salah bisa memperlambat tulis.
Setiap file dan folder memakai satu inode, sehingga akun bisa kehabisan jatah file meski kuota disk masih longgar.
Menunda gambar dan iframe di luar layar sampai dibutuhkan. Menghemat bandwidth, tapi bisa merusak LCP kalau salah tempat.
CA gratis yang menerbitkan sertifikat lewat validasi ACME HTTP-01 di port 80, dengan masa berlaku 90 hari dan jebakan reload server setelah renewal.
Load balancer membagi permintaan pengunjung ke beberapa server dengan algoritma distribusi, health check, dan sticky session, berbeda dari round-robin DNS.
Malware website masuk lewat celah plugin, login lemah, atau file upload. Kenali tanda infeksinya dan langkah awal membersihkannya dengan aman.
Perbedaan siapa yang mengurus OS, patch, backup, dan monitoring. Pilih sesuai kemampuan tim, bukan hanya harga.
MySQL dan MariaDB adalah server basis data relasional tempat konten, user, pesanan, dan pengaturan disimpan, diakses PHP lewat host, nama, user, dan password.
SSD yang terhubung lewat PCIe, bukan SATA. Latency rendah dan IOPS tinggi, tapi tetap bisa jadi bottleneck.
Server DNS yang berwenang menjawab ke mana domain Anda diarahkan. Salah nameserver, record A/MX di panel lain tidak terbaca publik.
OPcache menyimpan bytecode PHP hasil kompilasi di memori, sehingga request berikutnya melewati langkah mengurai dan mengompilasi.
Object cache menyimpan hasil query database di memori supaya tidak perlu dihitung ulang setiap kali diminta. Ini cara kerjanya dan bedanya dengan page cache.
Menyimpan file sebagai objek di bucket dengan API HTTP. Cocok untuk media, backup, dan origin CDN.
Format modern, ukuran tepat, dan kompresi yang mengurangi byte tanpa merusak kualitas visual.
Bahasa server-side yang menjalankan logika website, dengan versi dan direktif yang menentukan keamanan, kecepatan, dan kompatibilitas.
Batas RAM per proses PHP. Naikkan dengan alasan yang jelas, bukan untuk menutupi kebocoran atau plugin berat.
PHP-FPM menjalankan kode PHP lewat master dan kumpulan worker, sehingga jumlah worker dan memori perlu direncanakan.
PTR record memetakan alamat IP kembali ke nama host untuk mendukung reverse DNS dan pengiriman email keluar.
Parked domain menampilkan isi domain utama tanpa konten sendiri karena dilayani dari document root yang sama.
Menggabungkan beberapa disk untuk redundansi atau performa. RAID bukan backup dan rebuild bisa berisiko.
RAM server adalah memori sementara tempat data dan proses website dijalankan. Kenali fungsinya dan cara menentukan kapasitas yang tepat untuk hosting Anda.
Dua kode pengalihan dengan arti berbeda. Salah memilih bisa merusak SEO dan meninggalkan cache redirect yang sulit dibatalkan.
Penyimpanan data di memori untuk cache, session, dan antrean. Cepat, tapi butuh strategi eviction dan persistensi.
Registrar domain adalah badan terakreditasi yang mendaftarkan nama domain ke registry atas nama Anda, terpisah dari hosting dan DNS.
Menjual ulang hosting dengan panel dan branding sendiri. Untung dari margin, tapi Anda menjadi lini pertama support.
Reverse proxy berdiri di depan web server Anda: menerima request, meneruskannya, lalu mengembalikan respons. Ini fungsi, contoh, dan kaitannya dengan hosting.
File teks di root yang mengatur path mana yang boleh dirayapi crawler. Bukan alat keamanan dan bukan pengganti noindex.
Janji tingkat layanan yang mengatur uptime, respons support, dan kompensasi. Baca definisi dan pengecualiannya.
Protokol yang memindahkan email keluar lewat perintah EHLO, MAIL FROM, RCPT TO, dan DATA, berikut port serta alasan accepted tidak sama dengan delivered.
Record DNS yang menentukan server mana yang boleh mengirim email atas nama domain Anda, fondasi anti-spoofing bersama DKIM dan DMARC.
Akses terminal terenkripsi ke server untuk Git, CLI, dan perbaikan, lebih dalam dari FTP semata.
Lapisan di balik HTTPS yang menyepakati kunci sesi lewat handshake dan rantai sertifikat, sementara sertifikat valid tidak menjamin isi halaman.
Banjir trafik dari banyak sumber yang membuat layanan tidak tersedia. Kenali jenis, gejala, dan lapisan mitigasinya.
Menjalankan kode tanpa mengelola server: event-driven, auto-scale, bayar per pemakaian. Ada cold start dan batas eksekusi.
Tiga model hosting dengan batas isolasi, kontrol, dan biaya berbeda. Pilih berdasarkan beban dan tanggung jawab.
Salinan titik waktu dari disk VPS. Berguna sebelum upgrade, tetapi bukan pengganti backup offsite.
Salinan lingkungan website untuk uji coba sebelum production, biasanya di subdomain dengan file dan database terpisah.
Cabang domain seperti blog.contoh.com: cocok untuk staging, app, atau bagian situs tanpa beli domain baru.
Waktu dari permintaan sampai byte pertama diterima. TTFB tinggi biasanya soal server, database, atau cache.
Time To Live record DNS: berapa lama resolver boleh cache jawaban sebelum tanya ulang. Kunci kecepatan propagasi.
2FA memaksa login memakai password plus kode kedua. Panduan singkat untuk pemilik website: menyalakannya di panel hosting, cPanel, dan WordPress.
Uptime adalah porsi waktu sebuah layanan bisa diakses selama periode pengamatan, sedangkan yang diukur monitor adalah respons HTTP dari lokasi tertentu.
Web Application Firewall memfilter request HTTP berbahaya sebelum sampai ke aplikasi, melengkapi update dan backup, bukan menggantikannya.
Catatan registrasi domain: registrar, tanggal expiry, status, dan kontak (sering disamarkan). Berguna cek ketersediaan dan masa aktif.
WP-CLI memungkinkan Anda mengelola WordPress lewat terminal: update, cache, user, hingga backup database. Panduan praktis untuk pengembang.
Menyimpan hasil kerja mahal (HTML, query, aset) agar request berikutnya lebih cepat dan hemat resource server.
Software HTTP di server (Apache, Nginx, atau LiteSpeed) yang melayani file dan meneruskan request ke PHP.
Wildcard SSL adalah sertifikat yang melindungi *.domainanda.com, domain utama plus semua subdomain, tanpa perlu pasang sertifikat terpisah satu per satu.
Daftar URL situs dalam format XML. Membantu crawler menemukan halaman, tetapi bukan jaminan indexing atau peringkat.
Control panel web untuk mengelola file, database, DNS zona, email, PHP, cron, dan backup pada satu akun hosting.
Antarmuka web untuk kelola MySQL/MariaDB: ekspor, impor, dan SQL darurat. Tool admin, selalu backup sebelum mengubah data.
vCPU adalah core prosesor virtual yang Anda sewa di VPS atau cloud hosting. Kenali cara kerjanya dan arti angkanya sebelum memilih paket.