IMAP dan POP3
IMAP dan POP3 adalah protokol untuk mengambil email dari server. Keduanya bisa dipakai di aplikasi email, tetapi perilakunya berbeda. IMAP menyimpan email di server dan menyinkronkan status ke beberapa perangkat. POP3 mengunduh email ke satu perangkat dan biasanya menghapusnya dari server.
Beda utama
| Aspek | IMAP | POP3 |
|---|---|---|
| Penyimpanan | Di server | Di perangkat |
| Sinkronisasi | Folder dan status dibagi ke semua klien | Umumnya satu perangkat |
| Akses ulang | Bisa dari perangkat lain | Tergantung salinan lokal |
| Port aman | 993 | 995 |
| Cocok untuk | Tim dan pengguna banyak perangkat | Arsip offline atau perangkat tunggal |
Untuk tim yang membuka email di laptop dan ponsel, IMAP hampir selalu lebih tepat. POP3 masih berguna untuk arsip offline atau perangkat tunggal, tetapi kurang cocok kalau Anda ingin melihat folder yang sama di mana-mana.
Port yang aman
Gunakan IMAP port 993 dengan SSL/TLS dan POP3 port 995 dengan SSL/TLS. Port 143 dan 110 bisa dipakai dengan STARTTLS, tetapi konfigurasi yang salah bisa membuat koneksi tidak terenkripsi. Untuk pengiriman, gunakan SMTP port 587 dengan STARTTLS atau 465 dengan SSL/TLS.
Jangan memakai port 25 untuk email klien. Port itu untuk komunikasi antar-server dan sering diblokir provider.
Yang perlu diperhatikan
Kuota mailbox tetap berlaku meskipun Anda memakai IMAP. Kalau folder All Mail dan arsip terus tumbuh, server bisa penuh. Hapus email besar, kosongkan trash, dan pantau penggunaan.
Aktifkan 2FA dan gunakan app password kalau provider mendukung. Jangan menyimpan password utama di klien email. Kalau provider membatasi koneksi IMAP, kurangi klien yang aktif atau gunakan IDLE secukupnya.
Untuk pengiriman, lihat SMTP. Untuk penerusan, lihat Email Forwarding. Untuk reputasi email, lihat Email Deliverability. Untuk keamanan akun, lihat Two-Factor Authentication.
Kalau provider mendukung OAuth2, gunakan itu untuk Gmail atau Outlook agar Anda tidak perlu menyimpan password aplikasi. Petakan folder Sent, Drafts, dan Trash dengan benar supaya email tidak terlihat hilang. Pantau kuota mailbox dan jumlah koneksi aktif. IDLE membantu notifikasi real-time, tetapi terlalu banyak klien IDLE bisa membebani server.
Kalau pindah provider, ekspor mailbox dan impor ulang, lalu bandingkan jumlah pesan per folder. Jangan mengandalkan salinan POP3 sebagai satu-satunya arsip. Uji kirim dan terima setelah migrasi, termasuk lampiran dan folder bersama.
FAQ
Apakah POP3 menghapus email dari server?
Banyak klien POP3 menghapus email setelah diunduh, tetapi pengaturannya bisa diubah. Kalau Anda ingin menyimpan salinan di server, gunakan IMAP.
Mengapa folder email berbeda di ponsel dan laptop?
Kemungkinan akun memakai POP3 atau klien tidak menyinkronkan folder IMAP. Periksa jenis akun dan pengaturan folder.
Port mana yang sebaiknya dipakai?
IMAP 993 dan POP3 995 untuk koneksi aman. Untuk SMTP, gunakan 587 dengan STARTTLS atau 465 dengan SSL/TLS.
Disclaimer: Artikel WikiHosting disusun untuk tujuan edukasi dan referensi. Teknologi hosting terus berkembang, sehingga beberapa informasi teknis mungkin berubah seiring waktu.
