Domain Propagation
Domain propagation adalah cara perubahan DNS menyebar ke pengunjung, bukan satu tombol yang mengubah semua sistem sekaligus. Ketika Anda mengganti nameserver atau A record, resolver di berbagai jaringan berhenti memakai salinan lama pada waktu yang berbeda, sehingga sebagian orang melihat situs baru sementara yang lain masih melihat yang lama.
Mengapa tersebar bertahap
Resolver dan ISP menyimpan jawaban DNS sesuai TTL record. Kalau TTL lama 86400, resolver boleh menyimpan nilai lama sampai 24 jam meskipun Anda sudah mengubahnya di sisi asal. Mengganti delegasi nameserver cenderung lebih lambat daripada mengubah satu record, karena resolver juga menyimpan data NS dan glue.
Karena itu "propagasi" tidak punya satu durasi pasti. Server asal bisa sudah menjawab benar, sementara pengunjung dengan resolver yang belum kedaluwarsa tetap diarahkan ke alamat IP lama. Ini cache, bukan hosting yang rusak.
Memeriksa dari beberapa resolver
Jalankan dig +trace contoh.com untuk melihat wewenang dari root sampai zona. Untuk membandingkan cache, tanyakan ke resolver publik berbeda:
dig A contoh.com @8.8.8.8
dig A contoh.com @1.1.1.1
dig A contoh.com @9.9.9.9
Jawaban yang berbeda berarti sebagian resolver belum kedaluwarsa. Situs agregator memeriksa banyak lokasi sekaligus, tapi dig dari terminal memberi bacaan paling jujur.
Menguji server baru lebih awal
Anda bisa menguji server tujuan sebelum mengarahkan publik. Tambahkan baris 1.2.3.4 contoh.com ke file hosts perangkat, atau kirim header Host secara manual. Di Windows file hosts ada di C:\Windows\System32\drivers\etc\hosts, di Linux di /etc/hosts. Hapus baris itu setelah selesai agar tidak mengunci IP lama.
Bersihkan cache lokal setelah perubahan: ipconfig /flushdns di Windows, sudo dscacheutil -flushcache; sudo killall -HUP mDNSResponder di macOS, resolvectl flush-caches di Linux.
Yang perlu diwaspadai
Jangan mengganti nameserver dua kali berturut-turut; setiap perubahan memulai ulang siklus cache di resolver. Kalau Anda ikut memindahkan email, jaga record MX tetap benar agar surat tidak nyasar. Cloudflare atau CDN menambah lapisan cache sendiri, jadi konten baru juga butuh purge di sana, bukan hanya perubahan DNS. Saat hosting migration, pastikan server tujuan sudah aktif sebelum DNS diarahkan ke sana. Propagasi DNS juga berbeda dari transfer domain: transfer memindahkan pencatatan registrar dan bisa memakan hari, sedangkan propagasi hanya cache resolver yang kedaluwarsa.
FAQ
Apakah situs saya down selama propagasi?
Tidak selalu. Selama server lama masih aktif, pengunjung tetap dilayani, hanya menuju server berbeda tergantung cache resolver. Yang berisiko adalah mematikan server lama terlalu cepat.
Kenapa saya sudah melihat situs baru tapi orang lain belum?
Perangkat Anda mungkin memakai resolver yang sudah kedaluwarsa, sementara pengunjung lain memakai resolver yang masih menyimpan record lama.
Berapa lama propagasi selesai?
Bergantung TTL sebelumnya dan cache tiap jaringan. Perubahan record kecil bisa selesai dalam beberapa menit, delegasi nameserver bisa terasa 24 sampai 48 jam.
Propagasi itu cache DNS di berbagai resolver, bukan sihir. TTL pendek mempercepat, tidak meniadakan. Tes dari beberapa resolver lewat DNS Lookup. Kalau email ikut pindah, cek MX jangan cuma A record.
Disclaimer: Artikel WikiHosting disusun untuk tujuan edukasi dan referensi. Teknologi hosting terus berkembang, sehingga beberapa informasi teknis mungkin berubah seiring waktu.
